Rekan saya yang ruangannya di lantai 3 sekonyong-konyong
turun ke meja saya di lantai 1. Rupanya dia ingin mem-print sampul untuk company
profile perusahaan kami. Wajar saja karena printer warna cuma ada di meja
saya. Jadinya printer di meja saya itu menjadi alat cetak paling sibuk di
kantor. Mungkin kalau dia jadi manusia, printer ini bakalan minta uang lembur.
Begitu saya membuka file yang akan dicetak, saya miris melihat
desain sampul itu. Saya tidak menyalahkan teman saya itu karena memang dia
tidak lihai dalam seni atau desain. Yang membuat saya prihatin adalah, kalau
sampai company profile ini sampai ke tangan mitra bisnis atau perusahaan lain. Bisa
jadi perusahaan kami akan dipandang sebelah mata atau dihina!
![]() |
Cover yang nestapa itu |
Saya harus bertindak.
![]() |
Hasil ulik-ulik 1 |
![]() |
Hasil ulik-ulik 2 |
Dalam waktu yang singkat, saya coba ulik-ulik cover
tersebut. Perubahannya simpel saja, hanya menambahkan garis-garis yang menjadi
warna trade mark perusahaan kami.
2 comments:
subhanalla sekali antu ustadz... hiihihi...
waah keren,sukses ya :)
Post a Comment