Showing posts with label Timur Tengah. Show all posts
Showing posts with label Timur Tengah. Show all posts

Thursday, January 17, 2013

Kapur Barus



Akhir pekan. Sore-sore saya duduk di muka televisi bersama kawan-kawan di asrama. Waktu itu sedang tayang  acara infotainment di salah satu stasiun tv swasta.

“Acara sampah!” cetus Riri sambil mengusap jidatnya.

“Iya tuh, dari dulu gosip gak habis-habis. Ngapain juga orang cerai diekspos kaya gitu,” saya menambahi.

“Waduh…. Ini artis alay banget sih, pengen gue jitak,” ada lagi yang nyelutuk.

Begitulah, kutuk dan sumpah serapah berloncatan di kamar berukuran 3x3 meter itu. Kami semua menyesali adanya acara tidak bermutu itu. Merusak pola pikir penontonnya, terutama generasi muda. Tapi anehnya, kami justru tak beranjak hingga tayangan ini selesai 30 menit kemudian. Baru setelah wanita pembawa acara yang semlohai itu uluk salam, kami buru-buru pindah saluran.

Kali ini yang terpapar di tv adalah program budaya, jalan-jalan ke sebuah kota di Sumatera, Baros. Rupanya—seperti dituturkan narator acara tersebut—kota ini punya sejarah panjang. Panjang sekali, hingga abad-abad sebelum masehi. Kota yang berada di bagian barat Sumatera Utara ini di masa lampau terkenal seantero dunia sebagai penghasil kapur barus. Komoditas yang berasal dari kayu kamfer (Cinnamomum camphora) ini dipakai oleh para raja Mesir kuno sebagai tonik (obat kuat) dan obat-obatan, termasuk mengawetkan mumi 5 ribu tahun sebelum masehi. Konon kapur barus termasuk barang mewah untuk masa itu di Timur Tengah dan Eropa. Acara tersebut juga mengutip ayat al-Qur’an yang berbunyi:  

“Innal abraara yasyrabuuna min ka’sin kaana mizajuha kaafuuraa“ yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur” (QS. 76:5)

Ayat di atas menggambarkan keadaan para penghuni surga kelak. Kata “kafur” yang maksudnya adalah kapur barus menunjukkan bahwa benda ini sudah dikenal di Arab sejak dulu. Ini mengingat fakta bahwa Nabi Muhammad hidup di abad ke-7 hijriah saat menerima wahyu al-Qur’an.

Tuesday, November 29, 2011

Bendera Tiga Warna

Ruangan perpustakaan fakultas Ushuluddin tidak senyap seperti biasanya. Kali ini agak ramai. Ada beberapa mahasiswa yang sudah lulus duduk antri di depan meja ustadz Gamal. Mereka adalah mahasiswa yang sedang mengurus ijazah, termasuk saya. Masing-masing menunggu namanya dipanggil.

Di hadapan saya terdapat seorang pria seusia saya. Mahasiswa juga tentunya. Wajah peranakan arab dengan berjenggot lebat menjalar dari cambang hingga dagu. Mirip sarang tawon, demikian saya membatin.

“Mana paspor kamu?” ustadz Gamal mengulurkan tangan kanan dengan telapak hadap ke atas. Jari telunjuknya bergerak-gerak dari depan ke belakang. Sebuah isyarat untuk meminta.

Ooo, ternyata si empunya sarang tawon adalah mahasiswa asing (non-Mesir). Mungkin dari negara Arab lain. Sebuah buku tipis seukuran dompet dia keluarkan, tentu sebuah paspor. Tapi berbeda dengan warna sampul paspor dari negara lain yang hanya pakai satu warna (biru tua, merah atau hijau seperti Indonesia), punya si jenggot memiliki tiga warna sekaligus; merah, hitam dan hijau.

Thursday, June 25, 2009

Ledakan Baghdad Tewaskan Puluhan

Puluhan korban tewas akibat ledakan bom di Sadr City, sebelah timur Baghdad. Perisiwa ini terjadi beberapa hari sebelum rencana tentara Amerika Serikat meninggalkan kota-kota utama Irak. Keamanan setempat mengatakan bahwa ledakan di pasar Mraidi itu menyebabkan 72 orang meninggal dan lebih dari 100 luka-luka. Sebagian dari mereka adalah anak-anak, sedangkan puluhan kios dan toko rusak berat.

Ledakan berasal dari sepeda motor yang diisi dengan bahan peledak dan ditutupi dengan buah-buahan dan sayuran. Pelaku berhasil kabur dan meninggalkan kendaraan tersebut sebelum bom meledak, sebut salah satu sumber resmi.


Musibah ini terjadi 4 hari sebelum penyerahan kendali dari AS kepada militer Irak di Sadr City. Menurut rencana, tanggal 30 Juni serdadu AS akan ditarik dari kota-kota besar di Irak.

Perdana Menteri Irak , Nuri al Maliki menyebut bahwa serangan ini merupakan upaya untuk meruntuhkan kepercayaan diri pihak keamanan Irak. Maliki juga mewanti-wanti agar warga tetap waspada sebab disinyalir serangan serupa akan meningkat beberapa waktu ke depan.

Sumber MediaMuslim.net dan Al Jazeera

Monday, April 13, 2009

Paus Serukan Perdamaian Palestina-Israel

Paus Benediktus XVI mengajak semua pihak agar mendukung proses perdamaian Palestina-Israel. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato hari Paskah, Ahad (12/04) di di hadapan puluhan ribu umat Katolik di Vatikan.

Dalam khutbahnya, Paus juga mengirimkan salam kepada para korban gempa Italia dan mengharap mereka agar tidak kehilangan harapan menghadapi masa depan. Gempa di L'Aquila, Italia selatan tersebut membuat 40.000 warga harus merayakan Paskah di barak-barak pengungsian.



"Rekonsiliasi memang sulit, namun amat diperlukan sebagai syarat hidup berdampingan di masa depan yang aman dan damai," ujar Paus.

"Konflik Israel-Palestina hanya dapat diraih melalui upaya yang tulus untuk menyelesaikannya," tambah Paus yang bulan ini akan berulang tahun yang ke 82.

Paus berkebangsaan Jerman tersebut akan mengunjungi Amman, ibukota Jordan sebelum berziarah ke Nazareth dan Bethlehem--di Palestina dan Israel, 8-15 Mei mendatang, dalam rangka kunjungan resmi perdananya ke 'Tanah Suci sejak diangkat menjadi pemimpin umat Kristiani. Kunjungan kepausan ke Tanah Suci terakhir kali dilaksanakan mendiang Paus Johanes Paulus II tahun 2000 silam.(YM,rtr)

Thursday, April 9, 2009

Saluran Televisi Gereja Pertama di Timur Tengah

Uskup Besar Maximus, pemimpin Gereja St. Athanasius mengatakan bahwa dirinya sedang merintis stasiun televisi gereja pertama di kawasan Arab. Stasiun ini akan menyiarkan khotbah dan kegiatan umat Kristiani di Timur Tengah melalui chanel satelit. Uskup Maximus juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan salah satu terobosan baru dalam pemanfaatan teknologi dan akan diluncurkan secepatnya.

"Saluran ini akan mencapai setiap rumah umat Kristen di negara-negara Arab dan dapat disaksikan untuk mempelajari prinsip-prinsip agama kami," ujar Maximus kepada koran terbitan Kairo, Al Masry Alyoum.




"Kami tidak lagi mengkhawatirkan pengakuan pemerintah karena masa tawar-menawar telah usai. Gereja kami sudah mendapat legitimasi dengan bertambahnya para jamaah di berbagai provinsi (di Mesir, Red.)," tambahnya lagi.

Stasiun televisi "Al Ra'e Al Shalih" yang selama ini tayang di AS dan Eropa akan disiarkan dengan bahasa Arab di Timur Tengah, bulan Mei depan.

Akan tetapi TV yang sementara hanya mengudara selama 12 jam sehari ini tidak murni saluran saluran Kristen. Nantinya akan diproyeksikan sebagai stasiun penyiaran non-sektarian yang mengakomodasi berbagai program agama Kristen dan promosi kebudayaan dan sejarah Mesir.

Ketika disinggung mengenai tokoh media yang ada dibalik stasiun tersebut, Uskup Maximus tidak mau membeberkan panjang lebar. "Yang pasti mereka sudah dikenal masyarakat luas," tegasnya.

Fokus utama stasiun ini adalah membentuk sebuah "hubungan ideal dan bebas" terhadap pemerintah dan kaum Muslimin di Mesir. Selain itu, target yang tidak kalah pentingnya adalah membidik isu-isu agama dan kemanusiaan di negeri Firaun tersebut.

Sumber: MediaMuslim.net

Thursday, March 26, 2009

'Permadani Nabi' Dilelang

Permadani buatan India 150 tahun silam, dilelang di Qatar Kamis Kemarin (19/03) oleh Sotheby's, perusahaan lelang terkemuka Inggris. Karpet tersebut dulunya dimaksudkan untuk menghiasi makam nabi Muhammad SAW di Madinah.

Kurang lebih dua juta butir mutiara digunakan untuk membikin benda yang dikenal dengan Karpet Mutiara dari Baroda tersebut. Mutiara-mutiara tersebut berasal dari perairan Teluk Arab.

Ratusan bebatuan berharga menghiasi permadani tersebut seperti permata, jamrud, safir dan rubi.


Penawaran awal ditaksir sekitar 5 juta US Dollar. Namun para pakar memprediksi harga tersebut akan jauh lebih tinggi.

Menurut kepercayaan, Karpet Mutiara dari Baroda dibuat atas instruksi Maharaja Baroda. Maharaja yang berkuasa di India satu setengah abad silam itu berniat memberikannya sebagai hadiah kepada penguasa Madinah untuk menghiasi makam Nabi.

Seiring wafatnya Maharaja, karpet tersebut tidak pernah terkirim ke Madinah. Bahkan sempat dibawa ke Monaco oleh salah seorang anggota kerajaan.

Karpet buatan tahun 1860-an tersebut berwarna merah dan biru dengan hiasan bunga yang dekoratif. Tiga rajutan besar berbentuk mawar, melingkar di tengah karpet tersebut.

Para juru lelang mengatakan bahwa nilai penawaran terakhir terhadap karpet ini tidak mustahil mencapai 20 juta USD.

Siapapun yang akan memiliki karpet ini, kemungkinan tidak akan memasangnya di atas lantai layaknya permadani biasa. Barang berharga semacam ini biasanya dipajang di dinding sebagai hiasan.

sumber :MediaMuslim.net

Monday, March 16, 2009

Penculik Bebaskan Tiga Sukarelawan Darfur

Tiga sukarelawan asing yang diculik di Darfur, Sudan telah dibebaskan kemarin (14/3). Menurut sumber resmi, penculikan ini merupakan bentuk protes terhadap ancaman penangkapan Presiden sudan oleh Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC).

Ketiga petugas Medical Charity Medecins Sans Frontieres (MSF), organisasi kemanusiaan Belgia, diculik hari Rabu, setelah adanya surat resmi penangkapan presiden Omar Hassan al Bashir. Negosiasi terhadap penculik sudah dilakukan sejak Kamis, via telepon.

Direktur MSF, Christopher Stokes dalam konferensi pers di Brussel mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan tebusan apapun atas pembebasan korban. Sekarang, ketiga sukarelawan; Laura Archer asal Kanada, dr. Mauro D'Ascanio dari Italia, Raphael Meunier dari Prancis dan seorang petugas lokal Sudan Sharif Mohamadin sudah berada di Khartoum, ibukota Sudan.

Gubernur Provinsi Darfur Utara, Osman Yusuf Kibir mengatakan bahwa pelaku menyebut diri mereka sebagai "Pasukan Elang Bashir". Osman menyebutkan bahwa korban dibebaskan di sebuah kawasan di Darfur Utara.

Penculikan tersebut sempat mengejutkan komunitas sukarelawan yang berada di Darfur.

Sumber: Reuters



Thursday, March 5, 2009

Ketahuan Dugem, Komandan Angkatan Laut Israel Minta Maaf


Komandan Angkatan Laut Israel, Laksamana Eli Marom menyampaikan surat permintaan maaf kepada kepala departemen Militer negara itu setelah diketahui memasuki sebuah klub malam di Tel Aviv, ibukota Israel.

Laksamana Eli Marom menyatakan tindakannya itu sebagai kesalahan pribadi, bukan atas nama posisinya sebagai pejabat militer. Beberapa saksi melihat Eli di Go-Go Girls, sebuah klub malam di Allenby Street, Tel Aviv, Senin.

Surat tersebut dikirim Selasa (3/3) sebagai bentuk permohonan maaf atas perbuatannya yang dinilai merusak citra militer. Menurut laporan beberapa pihak, Marom mendapat teguran dari petinggi angkatan bersenjata Israel namun tidak mendapat hukuman. Dalam beberapa kasus serupa yang dilakukan oleh prajurit yang berpangkat lebih rendah, para terdakwa dijatuhi sanksi dari mahkamah militer.

Bapak dari tiga orang anak ini diangkat menjadi komandan Angkatan Laut Israel bulan Agustus 2007 silam. Marom menggantikan komandan terdahulu yang mengundurkan diri pasca perang Lebanon tahun 2006.

Dalam pembelaannya, Marom mengatakan bahwa keberadaannya di klub malam tersebut dalam rangka menghadiri rekannya yang mengadakan pesta di sana. Namun seorang saksi mata seperti yang dilansir surat kabar Haaretz, mengatakan bahwa Marom datang ke tempat tersebut dengan pakaian sipil. Marom juga dilaporkan berada di Go-Go Girls sekitar satu setengah jam sambil menenggak alkohol dan dikelilingi wanita penghibur.

Sumber: BBC News, 4 Maret 2009

Sunday, February 22, 2009

Perbatasan Maroko-Aljazair Kembali Dibuka

Perbatasan Negara antara Maroko dan Aljazair kembali dibuka setelah tertutup selama hampir 15 tahun. Dibukanya perbatasan ini sebagai jalan masuk iring-iringan 99 kendaraan pengangkut obat-obatan, makanan dan pakaian yang bertolak dari Inggris, minggu lalu menuju Gaza.

Insiden pemboman hotel di kota Marrakech, Maroko tahun 1994, menjadi penyebab penutupan perbatasan ini. Hubungan kedua negara memburuk setelah Maroko menuduh Aljazair terlibat dalam peristiwa tersebut.

Konvoi kendaraan yang dilepas oleh anggota parlemen Inggris, George Galloway ini akan menempuh perjalanan 5000 mil melintasi berbagai Negara seperti Prancis, Spanyol, Tunisia dan Libya. Menurut perkiraan, rombongan akan melewati perbatasan Mesir-Gaza awal Maret depan.

Dikutip dari BBC News

Sunday, February 15, 2009

Cina Akan Bangun Jalur Kereta Api Mekkah

Cina baru saja menandatangani sebuah kesepakatan bersama Arab Saudi dalam rangka membangun jaringan rel kereta api yang menghubungkan antara lokasi-lokasi penting ibadah haji. Jalur baru ini akan menghubungkan Mekkah dengan Mina, Arafah dan Muzdalifah.

Arab Saudi juga berencana merintis jalur kereta api cepat antara Mekkah - Madinah. Jika hal ini terealisasi, perjalanan antar dua kota ini yang biasanya memakan waktu empat sampai lima jam, hanya akan ditempuh dalam 30 menit.
Proyek bernilai 1, 8 milyar US Dollar ini diperkirakan akan rampung dalam waktu tiga tahun. Jika berjalan lancar, proyek yang akan dijalankan Perusahaan Kereta Api Cina bekerjasama dengan sebuah firma dari Prancis ini bisa dipakai pada musim haji 2010.

Hasil kesepakatan ini diumumkan oleh presiden Republik Rakyat Cina, Hu Jintao dalam kunjungan resmi kenegaraan selama tiga hari di Arab Saudi. Dalam beberapa tahun terakhir, Cina dipercaya menjadi kontraktor pelaksana proyek pembangunan infrastruktur di Negeri Petro Dollar tersebut. (translated by amum)

Source: BBC News, 11 Februari 2009

Thursday, January 8, 2009

Berita November-Januari

Akhir-akhir ini aku sudah kurang produktif lagi memposting tulisan di blog MP, maklum, sudah konsentrasi ke ujian awal Januari ini (*doanya ya...) Untuk mengobati kekecewaan para penggemarku (emang punya?), aku posting saja kumpulan intisari berita dari surat kabar harian independen Al Masry Al Youm, Mesir dan situs berita lainnya. Beberapa ringkasan berita ini kerap aku kirim via offline messages ke kontak-kontak di Yahoo! Messengerku.
Motivasi utamanya sih untuk melatih nalar terjemah bahasa arab dan inggris. Harian ini (http://www.almasry-alyoum.com) termasuk surat kabar independen, berbeda dengan koran besar macam Al Ahram (http://www.ahram.org.eg) dan Akhbar El Youm (
www.akhbarelyom.org.eg) yang selalu saja memberitakan kunjungan Presiden Mubarak ke luar negeri. Ya, namanya juga corong pemerintah.

15 November

Sore ini kesebelasan al-Ahly akan bertanding ke kota Garoua, Kamerun guna menghadapi tim tuan rumah Coton FC dalam final Piala Champions Afrika leg kedua. Pada partai pertama di stadion Kairo, Ahly unggul 2-0. Jika berhasil mempertahankan agregat gol, Ahly akan meraih gelar Juara Afrika. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=186532

25 November 2008
Demonstrasi terjadi serentak kemarin di Universitas Al Azhar, Universitas Kairo dan Universitas Mansoura. Aksi damai yang digerakkan oleh mahasiswa-mahasiswa Al Ikhwan Al Muslimun (IM) tersebut menuntut pembebasan Gaza dari agresi Israel. Di Universitas Al Azhar, Darrasah, petugas keamanan disiagakan untuk mengawasi sedikitnya 3000 mahasiswa IM yang berunjuk rasa. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=187807

18 November 2008
Puluhan suku Badui di selatan SInai memblokade jalan menuju Sharm el-Sheikh, 45 km dari kota Ras Sadr. Mereka menuntut pembebasan beberapa warga mereka yang ditangkap dengan tuduhan pembunuhan dan penyeludupan obat terlarang.
baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=186939

26 November 2008
Kemarin (25/11) lebih dari 5000 mahasiswa asing melakukan unjuk rasa di asrama Madinah Al Buuts Al Azhar, Abbasiyah. Mereka protes terhadap kebijakan Abdul Mun'im Fauda, musyrif asrama, tentang aturan penerimaan beasiswa terhadap mahasiswa yang tidak naik tingkat.
Aksi ini membuat Syeikh Azhar, Dr. Sayyid Thantawi turun tangan dan mengadakan dialog di Masjid Buuts bersama para pengunjuk rasa.
Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=187961

2 Desember 2008
Grand Syeikh Al Azhar, Mohammad Sayyid Thantawi mengatakan bahwa dia sendiri tidak mengenali muka Presiden Israel Shimon Perez diantara puluhan tokoh negara dalam Konferensi Antar Agama di New York beberapa waktu silam.
Pimpinan tertinggi Al Azhar ini menuai kontroversi ketika berjabat tangan dengan Perez dalam acara tersebut. Syeikh Thantawi bahkan didesak beberapa pihak agar segera mundur karena dinilai pengkhianatan terhadap Islam merusak hak-hak Arab.
Baca selengkapnya: http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=188752

5 Desember 2008
Paus Shenouda III mengadakan kunjungan ke Al Azhar dan Kementrian Wakaf setelah pulang usai menjalani pengobatan di Amerika. pemimpin tertinggi umat Kristiani Koptik Mesir ini disambut hangat oleh Grand Syeikh Azhar, Sayid Thantawi dan Menteri Wakaf, Dr. Mahmoud Hamdi Zaqzouq.
Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=189191

6 Desember 2008
Tim Nasional Sepakbola Indonesia memulai langkah manis dalam turnamen Piala AFF di Jakarta. Pasukan Merah-Putih menyikat Myanmar tiga gol tanpa balas dalam partai pembuka turnamen antar negara ASEAN tersebut.
Budi Sudarsono membuka gol di menit 26 melalui aksi individu melewati 2 bek Myanmar setelah menerima umpan Ilham dari sayap kanan. Selang empat menit kemudian Firman Utina menggandakan kemenangan. Di babak kedua, tendangan bambang Pamungkas dari luar kotak penalti semakin menenggelamkan Myanmar. http://soccernet.espn.go.com/report?id=259044&&cc=3888

9 Desember 2008
Jutaan penduduk Mesir merayakan hari raya Idul Adha di berbagai penjuru negeri. Ribuan muslim melaksanakan shalat di berbagai masjid dan lapangan, dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban. Pasukan keamanan disiagakan di sekitar di Masjid Azhar untuk mengantisipasi isu akan diadakannnya demonstrasi besar-besaran menuntut pembebasan Gaza. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=189691

18 Desember 2008
Kepadatan kota yang sudah makin semwarut membuat pemerintah Kota Kairo berencana memindahkan empat Kantor kementrian di Qasr Al Aini ke kawasan utara kota. Perkantoran di bilangan Tahrir juga akan dirubahfungsikan menjadi perpustakaan dan pusat kegiatan seni budaya. Hal ini disampaikan Gubernur Kairo, Dr. Abdel Azim Wazir dalam simposium di Universitas Ain Syams.
Wazir menambahkan, bahwa kepemilikan 6 juta mobil di Kairo disinyalir sebagai penyebab seringnya kemacetan lalu lintas. Jauh diatas kapasitas ideal 500 ribu kendaraan roda empat yang bisa ditampung kota ini. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=190945

20 Desember 2008
Koneksi internet di Mesir dan beberapa negara timur tengah mengalami gangguan dua hari terakhir akibat putusnya 3 kabel bawah laut di selatan Pulau Sicilia, Italia. Sumber resmi dari Kementrian Komunikasi Mesir menyebutkan bahwa kabel flag, smw 3 dan smw 4 putus kemarin Jum'at (19/12) tanpa sebab yang jelas. Peristiwa serupa pernah terjadi Januari silam dan sampai sekarang juga belum diketahui penyebabnya.
Menteri Telekomunikasi dan Teknologi Informasi, Dr. Kamil Thariq menjelaskan bahwa usaha perbaikan sudah mencapai 80%. Diharapkan dalam 12 jam saluran internet dan telepon internasional sudah pulih. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=191103

22 Desember 2008
France Telecom menganggap bahwa penyebab putusnya kabel internet di laut Mediterania berasal dari jangkar kapal atau pergerakan lempeng bumi di bawah laut. Di samping itu, peruasahaan telekomunikasi Prancis tersebut meminta Mesir bertanggungjawab atas perbaikan salah satu kabel yang rusak. Pihak Egypt Telecom sendiri menolak memberikan komentar atas tuntuan itu.
Sejak diberlakukannya jalur koneksi alternatif Sabtu sore, koneksi di Mesir sudah mulai pulih. Menteri Telekomunikasi pun meminta pihak penyedia layanan internet menghimbau para pelanggan untuk tidak melakukan aktivitas download dalam kapasitas besar, seperti film dan mp3. Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=191505

23 Desember 2008
Sumber resmi Al Azhar menyebutkan bahwa Grand Syeikh Azhar, Syeikh Sayyid Thantawi mengalami tekanan psikologis (stress) akibat tekanan media terhadap jabat tangan Thantawi dengan Presiden Israel Shimon Peres dalam salah satu konfrensi di New York.
Pemeriksaan medis dan radiograf menunjukkan kondisi Thantawi mulai membaik. Thantawi sudah bisa meninggalkan rumah sakit Wadi el Nil minggu ini.
Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=191640

4 Januari 2009
Unjuk rasa solidaritas terhadap warga Gaza kemarin (3/1) merebak. Puluhan ribu demonstran turun ke jalan-jalan di Provinsi Kairo, Kafr el Sheikh, Beheira dan Sharkia. Mereka menuntut pemerintah memutus hubungan diplomatik dengan Israel dan membuka perbatasan Rafah.
Sementara itu tercatat sudah 102 warga Palestina yang dirawat di rumah sakit Mesir akibat serangan Israel. Sebagian dari mereka menderita luka berat.
Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=193356

Selasa, 6 Januari 2008
Delegasi HAMAS tiba di Kairo Ahad kemarin (4/1) untuk membicakan langkah selanjutnya untuk menghentikan agresi Israel di Gaza.
Sementara itu aktivis Ikhwan Muslimun menggerakkan beberapa unjuk rasa dimulai dari pusat kota Kairo hingga provinsi-provinsi di Mesir. Pemerintah mengerahkan pasukan keamanan untuk bersiaga di distrik Tahrir sejak pagi untuk mengantisipasi bentrok dan tindakan anarkis.
Baca selengkapnya http://www.almasry-alyoum.com/article2.aspx?ArticleID=193641