Beberapa malam yang lalu saya bermimpi sangat aneh; saya jalan-jalan ke London,ibukota Inggris yang kesohor itu. Saya keliling kota ajaib itu dan mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah, alangkah bahagianya. Kenikmatan itu tidak lama karena lamat-lamat suara mengaji di Masjid membangunkan saya untuk sahur. Tapi sensasi yang sebentar itu cukup untuk membuat saya bangun terengah-engah dengan nafas memburu. Mimpi ke London di bulan puasa, sebuah kombinasi aneh memang.
Sambil
santap sahur masakan ibunda, saya mencoba menerawang apa yang membuat
saya bermimpi demikian. Banyak pakar ilmu jiwa berpendapat bahwa bunga
tidur disebabkan oleh pikiran yang secara sengaja atau tidak sengaja
tertinggal di alam bawah sadar kita saat tidur. Namun ada beberapa kasus
mimpi yang kadang jadi kenyataan—atau de javu—memang agak susah untuk dicari penyebab ilmiahnya.