Biasanya, film tentang olahraga akan mengetengahkan tema from zeroto hero, perjuangan seorang biasa yang akhirnya berhasil mencapai tujuanberkat kerja keras. Banyak sekali film bertema pakem macam ini diantaranyaGoal1-3 (Sepakbola), Glory Road (Basket), peraih Academy Awards seperti Moneyball (film baseball yang dibintangi Brad Pitt) dan the Blind Side (American Football) sampai produk lokal Garuda di Dadaku. Tidak ada yang salah dengan tema ini. Banyak pelajaran positif yang bisa diambil terutama perjuangan pantang menyerah dan kesabaran.
Thursday, May 9, 2013
Superstar di Sarang Mafia
Biasanya, film tentang olahraga akan mengetengahkan tema from zeroto hero, perjuangan seorang biasa yang akhirnya berhasil mencapai tujuanberkat kerja keras. Banyak sekali film bertema pakem macam ini diantaranyaGoal1-3 (Sepakbola), Glory Road (Basket), peraih Academy Awards seperti Moneyball (film baseball yang dibintangi Brad Pitt) dan the Blind Side (American Football) sampai produk lokal Garuda di Dadaku. Tidak ada yang salah dengan tema ini. Banyak pelajaran positif yang bisa diambil terutama perjuangan pantang menyerah dan kesabaran.
Friday, December 28, 2012
Memuja Rok Mini?
![]() |
| Fatih Terim |
Fatih Terim, pelatih Galatasaray (Turki) membikin perumpamaan saat ditanya mengenai rekor kandang mereka yang buruk. Saat itu Galatasaray akan menghadapi CFRCluj di Liga Champions Eropa.
Statistik sering dijadikan patokan, padahal semua bisa terjadi di lapangan. Permerintah kita sering mengagung-agungkan statistik yang memuja ekonomi dan demokrasi Indonesia. Padahal....
Monday, December 17, 2012
12 Tahun Fair Play Paolo di Canio
Berawal dari serangan dari sisi kanan, aksi pemain West Ham membuat penjaga gawang Everton, Paul Gerrard terjatuh. Bola pun dikirim ke Paolo di Canio yang berpeluang menceploskan bola
Di Canio menunjukkan tindakan sportif atas cedera yang menimpa Gerrard. Hal ini membuat Di Canio diganjar Fair Play Award oleh FIFA tahun 2001. Padahal dua tahun sebelumnya, pria kelahiran 1968 ini mendapat sanksi 11 pertandingan dan denda 11.000 Poundsterling karena mendorong wasit hingga jatuh.
Wednesday, December 5, 2012
Masa Depan Cerah Timnas
Peluit bertiup dari mulut wasit asal Uzbekistan. Pertandingan berakhir. Dua gol yang bersarang di gawang Indonesia dalam jangka waktu di babak pertama tidak bisa dibalas sama sekali. Tuan rumah Malaysia bersorai, sedangkan pemain dengan emblem garuda di dada tertunduk. Begitu pula jutaan rakyat Indonesia yang menonton dari siaran langsung. Kesebelasan garuda tersingkir dari Piala AFF 2012, tak bisa ditawar lagi.
Ini bukan kali pertama kita kalah dari tetangga yang sekaligus musuh bebuyutan itu. Tidak ada kekecewaan berlebih. Apalagi mengingat konflik seruwet benang kusut yang menggelayuti PSSI, timnas juga kena imbasnya.Toh dengan komposisi pemain ‘seadanya’, tim ini sempat menyiratkan secercah harapan.
Tuesday, November 20, 2012
Al Ahly Juara Afrika 2012
Mohammed Nagy "Gedo" dan Walid Solaiman membawa tim tamu berada di atas angin sebelum Yannick N'Djeng memperkecil kekalahan lima menit sebelum akhir laga.
Gelar ini adalah raihan ke 7 Al Ahly selama sejarah kejuaraan yang mempertemukan para juara liga sepakbola dari Benua Hitam tersebut. Torehan ini juga disambut oleh rakyat Mesir sebagai obat penawar atas krisis sepakbola yang melanda negeri ini setahun terakhir. Liga Utama Mesir sempat dihentikan menyusul tragedi yang menewaskan tidak kurang dari 70 orang suporter sepakbola di Port Said, Februari lalu.
Para suporter Ultras Al Ahly menolak untuk merayakan kemenangan ini secara berlebihan, untuk menghormati para korban yang meninggal. Selain itu, Mesir dalam keadaan berkabung setelah baru-baru ini terjadi kecelakaan fatal di Provinsi Asyout. Tragedi ini menewaskan sedikitnya 50 anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.
Saturday, November 17, 2012
Indonesia vs Kamerun (0-0): Main Bola Lawan Robocop!
Laga ujicoba antara Indonesia melawan Kamerun berakhir imbang tanpa gol. Bertanding di SU Gelora Bung Karno, Sabtu sore (17/11), Kamerun menurunkan pemain-pemain muda yang 90% bermain di liga lokal
Begitu lagai akan dimulai, para pemain memasuki lapangan. Betapa terkejutnya saya melihat penampakan pemain Kamerun. Tubuh mereka menjulang tinggi besar. Otot-ototnya menonjol seperti bongkahan batu, mirip Robocop! Tidak lama setelah peluit dibunyikan, sudah ada pemain timnas yang terjungkal. Okto Maniani yang mungil (dan imut) terpelanting begitu beradu badan dengan pemuda-pemuda Kamerun. Untung saja penyelesaian akhir Kamerun yang mendominasi di sepanjang babak pertama tidak sempurna, ditambah kiper Endra Prasetya yang gemilang. Jika tidak, entah berapa gol yang bersarang di gawang timnas.
Memasuki babak kedua, permainan Indonesia di babak kedua membaik. Sempat beberapa kali mengancam pertahanan lawan dan membuat lini belakang Kamerun kalang kabut.
Pertandingan melawan Singa Afrika ini adalah ujicoba terakhir sebelum turun di kejuaraan Piala AFF 2012 yang akan dimulai pekan depan. Berikut sedikit ulasan saya mengenai permainan timnas tadi sore:
Widodo vs Zlatan
Gol Zlatan Ibrahimovic
Publik
sepakbola baru-baru ini dicengangkan gol salto spektakuler penyerang
Swedia, Zlatan Ibrahimovic ke gawang Inggris. Zlatan mengundang decak
kagum karena melakukannya dari jarak 24 meter dari gawang yang dijaga
Joe Hart.
Gol yang tak kalah spektakuler juga pernah
dilesakkan oleh striker Indonesia, Widodo Cahyono Putro di Piala Asia
1996. Saat itu pemain bertubuh mungil ini membuat Merah Putih unggul
sementara 1-0 di menit '20 atas Kuwait dalam partai yang berakhir seri
2-2 itu.
Selamat menyaksikan!
Thursday, November 15, 2012
Rapor Pemain: Indonesia vs Timor Leste (1-0)
Saturday, August 20, 2011
Ramainya Baku Hantam Ozil vs Villa
| Ozil dan Villa dilerai rekan setim |
Monday, May 2, 2011
Manusia Karet
| Keterangan Foto: (1) Hazem Emam di Al Jazeera Sport (2) Hazem berkostum De Graafschap, persis seperti dalam poster di Bola (3) Hazem di Udinese |
Friday, January 21, 2011
Menyeru Jakarta
Sunday, October 31, 2010
Markus Murah Senyum
Tapi Markus Haris Maulana, penjaga gawang no. 1 tim nasional sepakbola Indonesia lain dari yang lain. Di saat-saat genting, dia masih sempat tersenyum. Sebenarnya tidak terlalu tepat disebut tersenyum, mungkin cuma “menyengir”.
Kemurahan senyum Markus tidak hanya ketika membela panji tim nasional. Saat bermain untuk klubnya PSMS, Arema sampai saat ini Persib Bandung, kebiasaan itu tidak hilang.
Karir Markus mencuat saat dipercaya pelatih Ivan Kolev tampil melawan Korea Selatan di ajang Piala Asia 2007. Saat itu kita hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak perempat final. Malang, partai terakhir penyisihan grup Merah Putih harus menghadapi Korsel.
Gianluigi Buffon
Kebetulan saya sempat menonton pertandingan tersebut melalui siaran langsung. Bulu kuduk merinding. Putih mendominasi stadion. Kontras dengan dua pertadingan pertama dimana Stadion Gelora Bung Karno dipenuhi warna merah. Melawan tim Ginseng, Indonesia kebagian jatah memakai kostum putih karena Korea memperoleh kesempatan warna merah. Toh tidak mengapa, warna putih kan bagian dari bendera sang saka juga. Presiden SBY dan ibu Ani Yudhoyono juga turut hadir, memakai baju warna putih.
Hasil akhir: Indonesia takluk 0-1. Kalau bukan karena Markus yang berjibaku meloncat kesana kemari, mungkin Korea sudah pesta gol. Sejak saat itulah Markus selalu hadir di bawah mistar. Walau sering melakukan kesalahan vital (salah satunya saat dikalahkan Syiria 1-4 dalam kualifikasi Piala Dunia 2007) dan terlalu berani meninggalkan sarangnya, Markus tetap tak tergantikan.
Dalam kekalahan tragis dari Uruguay, Markus juga jadi penyelamat. Beberapa kali melakukan aksi gemilang, mencegah Luis Suarez dkk berpesta lebih dari 7 gol.
Alasan Markus
Iseng-iseng, pernah saya berbincang dengan seorang teman. Kami berdiskusi tentang arti di balik senyum seorang Markus.
- Mengamalkan petuah dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar. Ulama asal Bandung yang tenar dengan sebutan Aa Gym ini menitikberatkan kepada pensucian hati Istilah kerennya Manajemen Qalbu. Sebenarnya bukan Aa Gym saja yang menganjurkan senyum sebab menebar senyum memang dianjurkan dalam Islam. “Senyum-mu kepada saudara-mu adalah sedekah” demikian sabda Rasulullah SAW.
- Mempunyai atau paling tidak pernah melihat kaos oblong bikinan Dagadu Djokdja tentang senyum. Kebetulan saya punya kaos model begini. Tulisannya:
“Senyum. Sesuatu yang indah dengan investasi 00,0 Rupiah.
Senyum. Kalau mau dapat kita lakukan setiap saat.
Senyum. Welcome di seluruh dunia. Apalagi di Djokdja.
Senyum. Senyum lebar rezeki lancar.”
- Membayangkan kehidupan bahagia penuh kasih sayang setelah nikah dengan tunangannya. Markus memang sudah bertunangan dengan artis dan fotomodel Kiki Amalia. Rencananya perkawinan mereka akan berlangsung dalam waktu dekat.
- Mencoba menghibur rekan setimnya agar terus semangat meski kalah dalam pertandingan.
- Menunjukkan bahwa Markus adalah seorang penyabar dan memiliki mental yang kuat. Tidak cepat marah dan panik.
- Markus memiliki kemampuan supranatural melihat masa depan. Markus melihat Indonesia menjuarai Piala Dunia sekian tahun yang akan datang. Oleh karena itu dia tersenyum.
- Mengetahui bahwa anda membaca tulisan ngawur ini!
Wallahu’alam. Garuda di Dadaku!
Sunday, October 17, 2010
Fans yang Gelisah: Mencari Urat Malu
Sedih dan kesal bercampur aduk. Tim nasional sepakbola Indonesia untuk kesekian kalinya gagal menang. Mau marah tidak ada gunanya. Ya… jelas-jelas lawan kita hari Jum’at (8/10) kemarin adalah Uruguay, peringkat empat Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Sedangkan tim Merah Putih ada di rangking 131.
Sebagian besar pemain Uruguay merumput di klub-klub Eropa. Nama beken seperti Luis Suarez (Ajax), Edison Cavani & Walter Gargano (Napoli), Diego Lugano (Fenerbache), Muslera (Lazio), Martin Caceres (Sevilla FC) atau Jorge Fucile (Porto) tentu akrab di telinga para penggila sepakbola. Merekalah aktor pembantaian timnas kita 1-7.
Harapan saya sempat melambung tinggi ketika di menit ke 17, Boaz Salossa lolos dari pengawalan Uruguay dan berhasil menipu kiper Castillo. 1-0! Saya dan kawan-kawan di flat yang menonton siaran langsung lewat streaming internet tercengang. Jangan-jangan ini mimpi, atau hanya skenario pemain Uruguay supaya tuan rumah terhibur.
Uruguay tersentak. Mereka mulai bermain serius, seakan-akan menghadapi Jerman dalam semifinal Piala Dunia kemarin. Indonesia terkurung dalam daerah pertahanan sendiri. Untung saja, penjaga gawang Markus sukses menahan beberapa gempuran Uruguay yang membabi-buta. Meski begitu sang tamu berhasil menceploskan dua gol. Babak pertama ditutup 2-1 untuk Uruguay.
Babak kedua dimulai. Inilah saat-saat tragis itu. Lima kali gawang Markus bergetar.Setiap kali Uruguay mencetak gol para suporter kita meneriakkan yel-yel; “Nurdin… turun…! Nurdin… turun…!”. Sudah lama Nurdin Khalid, ketua PSSI disorot. Lelaki asal Makassar ini dinilai tidak becus dalam memimpin sepakbola Indonesia. Selain kekalahan versus Uruguay, beberapa minggu sebelumnya kesebelasan junior Indonesia harus takluk dari Timor Leste, anak bawang dalam percaturan ASEAN.
Yang paling santer terdengar adalah kasus korupsi Bulog yang membuatnya meringkuk di bui tahun 2007 silam. Sampai-sampai Sepp Blater presiden FIFA—federasi sepakbola dunia—harus ikut campur. Namun pendirian pria kelahiran 1958 ini tetap tak tergoyahkan, tetap bercokol di kursi panas PSSI, mengendalikan organisasi dari balik jeruji.
Mungkin apa yang diutarakan pengamat sosial kemasyarakatan, Tubagus Januar Soemawinata adalah nyata. Janura menilai pejabat di Indonesia tidak punya ‘urat malu’ sehingga tidak bakal mau undur diri dari jabatannya sebagai rasa pertanggungjawaban apabila terjadi bencana ataupun berbuat kesalahan atas kebijakannya,.
Masih hangat Agustus silam ketika Kim Tae-ho perdana menteri Korea Selatan meletakkan jabatannya. Padahal Kim baru terkena “dugaan” korupsi. Hanya dugaan.
Beberapa bulan sebelumnya Horst Koehler, Presiden Jerman mengundurkan diri akhir Mei lalu. Pengunduran diri Koehler terjadi akibat salah omong dalam wawancara dengan stasiun radio usai kunjungan ke Afghanistan. Koehler menyebutkan bahwa keterlibatan militer Jerman di Afghanistan sebagai keterpaksaan. Jerman terpaksa ikut mengirim tentara ke Afghanistan guna mengamankan kepentingan ekonominya. Langsung saja, kritik datang bertubi-tubi dan buntutnya Koehler harus lengser.
Sudah malam. Jadi ngantuk…. Lain kali kita sambung lagi.
NB: Tetapi bukan Indonesia sendiri yang sedang ada dalam titik rawan. Mesir, juara Afrika tiga kali berturut-turut sedang terancam gagal lolos ke Piala Afrika 2012 di Gabon dan Guinea Equatorial. Kesebelasan Fir’aun secara mengejutkan takluk oleh Niger pada partai kedua kualifikasi. Pada pertandingan pertama, Sierra Leone sukses menahan imbang Mesir yang bermain di lapangan keramat Cairo Stadium.
Pelatih bertangan dingin Hassan Shehata menolak asumsi bahwa Mesir dalam krisis. “Jalan masih panjang. Masih ada empat pertandingan ke depan,” ujar laki-laki berkumis tebal ini di stasiun televisi Al Jazeera.
Sakr Koresh, 16 Oktober 2010. Delapan hari setelah kekalahan mengenaskan itu.
Monday, August 30, 2010
Kuliner Ala Bambang Pamungkas
Tidak sengaja aku mampir ke blog pribadi Bambang Pamungkas, penyerang tim nasional sepakbola Indonesia. Ternyata Bepe (panggilan Bambang) punya hobi menulis. Tulisan-tulisan di blognya cukup menarik dari opini tentang sepakbola sampai cerita-cerita keluarganya.Selain itu, Bepe ternyata juga seorang "laskar kuliner". Punya hobi memasak dan makan. Berikut catatan kecil Bepe tentang tempat-tempat favoritnya dalam memuaskan dahaga kuliner di Indonesia dan luar negeri:
Sebagai pemain sepak bola tentunya saya sering melakukan perjalanan ke berbagai daerah baik di dalam maupun di luar negeri, tujuan utama saya tentunya untuk memperkuat tim saya dalam melakukan pertandingan, baik kompetisi resmi atau hanya sekedar melakukan ujicoba. Dan sebagai peminat makanan, sudah pasti disetiap kesempatan saya melakukan traveling saya selalu menyempatkan diri untuk berburu makanan-makanan yang istimewa, mulai dari yang di pinggiran jalan, gerobak-gerobak, bistro, sampai ke mall-mall. Maka dari itu dalam bagian “Pojok Kuliner” ini saya ingin berbagi pengetahuan tentang tempat-tempat makan yang menurut saya istimewa, dan mungkin juga bisa menjadi rekomendasi buat Anda semua..
- Gudeg Koyor Mbak Tun, Salatiga
Tempatnya tepat di depan pintu gerbang SMAN 1 Salatiga. Yang istimewa dari tempat ini adalah koyornya pedes, empuk dan tentunya nikmat. Sebagai salah satu siswa SMAN 1 Salatiga tentunya hampir satiap hari saya menikmati Gudeg ini.. - Nasi Goreng Babat Iso, Salatiga
Tempatnya di pojokan pertigaan Gendongan sebelah kiri jalan. Yang spesial dari tempat ini adalah nasi goreng babat iso petenya walaupun tempatnya tradisional, tergolong murah, tapi mengenai rasa bisa dijamin puas apalagi petenya bisa nambah sendiri sesuai selera he he he.. - Tahu Petis, Salatiga
Makanan ini sangat mudah dijumpai di sepanjang jalan Jend. Sudirman, Salatiga, ketika sore mulai menjelang. Yang istimewa adalah petisnya yang berbeda dengan petis-petis di kota lain karena menggunakan cumi sebagai bahan dasar. Ketika masih panas dan dimakan dengan cabe rawit hijau rasanya sangat luar biasa.. - Soto Gotho, Salatiga
Untuk mencapai tempat ini memang sedikit membutuhkan perjuangan, karena tempatnya di dalam area pertokoan barang bekas yang di sana dikenal dengan Shoping. Kuahnya yang kental dan rasanya yang nikmat menbuat perjuangan untuk mencapai tempat ini menjadi tak sia-sia.. - Soto Padang, Simpang Raya Padang
Tempatnya di Simpang Lima Raya Padang, depan Hotel Pangeran. Setiap saya singgah ke Padang, tempat ini pantang untuk dilewatkan, irisan daging sapinya yang garing membuat Ismed Sofyan yang sebelumnya tidak suka soto padang menjadi ketagihan.. - Lontong Kikil Gresik
Lokasinya di lingkar luar Gor Tridharma Gresik. Makanan ini sangat istimewa, kuahnya yang kental dan kikil halusnya yang empuk membuat saya selalu menghabiskan 3 porsi setiap saya mampir ke tempat ini.. - Depot Tempe Penyet Nyaman Surabaya
Berada di Jl. Pompa samping Tunjungan Plaza. Kelebihan dari tempat ini adalah sambel terasi dicampur dengan mangga mudanya yang memang no. 1. Setiap kali datang ke Surabaya, saya selalu mampir ke tempat ini. Dan jika Anda berkesempatan mampir ke sana, Anda akan melihat foto saya dan pemain Persija lainnya bersama dengan ibu yang punya warung he he he.. - Ketoprak Wahid, Jakarta
Tepat di gerbang keluar Hotel Sahid Jaya sebelah kiri, terdapat gerobak ketoprak yang ada setiap sore hingga malam, walaupun agak sedikit mahal untuk ukuran kaki lima, tetapi rasanya memang sepadan. Yang istimewa disini adalah rasa jeruk sambelnya yang sangat terasa.. - Resto Mbah Jingkrak, Jakarta
Bertempat di depan GOR Bulungan, Blok M, resto khas Jawa ini menyediakan semua masakan yang pedas-pedas sehingga sangat memanjakan orang-orang yang gila cabe seperti saya.. - Ikan bakar Potere, Makasar
Saya pertama ke tempat ini diajak oleh Ponaryo Astaman. Ikan bakar di sini sangat fresh karena memang tempatnya dekat dengan pelabuhan. Dan yang paling lezat adalah sambel dan sopnya yang wah, memang luar biasa.. - Tengkleng Pak Manto, Solo
Tempat ini berada di Jl. Ongkowongso Pasar Kembang, Solo, tepatnya di depan restourant padang sederhana. Kelebihan tengkleng di sini, dagingnya tidak terlalu berbau kambing (prengus). Tengkleng sun-sumnya luar biasa apalagi porsinya banyak, memang pas buat ukuran atlit he he he.. - Soto Daging Sapi Pak Keman Solo
Dahulu Tempatnya di depan Polres Serengan, akan tetapi sekarang pindah ke sebelah selatan perempatan serengan. Harus saya katakan rasa soto ini memang luar biasa, apalagi ditambah babat gorengnya.. - Bebek Goreng Pak Slamet, Solo
Bertempat di depan Makro Tipes. Bebek goreng ini selalu dipadati pembeli. Yang spesial dari tempat ini adalah sambel bawangnya yang seger dan bikin berkeringat, apalagi kepala bebeknya yang gurih banget.. - Kerang Rebus Kapuas, Medan
Tempatnya sedikit agak tersembunyi, yaitu di samping rel kereta api di Jalan Kapuas, Medan. Kerangnya gedhe-gedhe dan sambelnya pas banget, setiap saya mampir kesini 5 porsi terasa belum cukup.. - Mie Rojali, Banda Aceh
Mie Rojali sudah sangat melegenda di Aceh, dan ketika saya pertama mencobanya harus diakui memang rasanya nomor wahid, apalagi kalau minumnya jus pinang, wah, well done he he he. Tempat ini mudah dijumpai di seluruh Aceh, karena memang cabangnya banyak banget.. - Sate Matang, Banda Aceh
Tempatnya di Rek atau tempat makan lesehan gaya Aceh yang berada di pusat kota Banda Aceh. Sate dan sop kambingnya luar biasa, ada yang bilang bumbunya menggunakan “daun Aceh” tapi pastinya saya sendiri kurang tahu.. - Ipoh Mie, Kuala Lumpur
Tempat ini berada di Food Courd Level 3 Menara KLCC, Kuala Lumpur. Mie kuahnya rasanya susah untuk digambarkan apalagi dibubuhi irisan cabe rawit, wuih.., pedes banget.. - Hainan Chicken Rice, Kuala Lumpur
Tempatnya sama dengan Ipoh Mie. Ayamya enak banget apalagi yang barberque dan nasinya itu loh bumbunya terasa banget.. - Ikan Bakar Yasmin, Jayapura
Ikan bakar ini berada di depan Hotel Yasmin Jayapura. Yang spesial disini adalah tengiri bakar dengan sambel kecap yang sudah dicampur cabe dan bawang merah, rasanya fresh dan kata Pak Bondan “Mak Nyus”.. - Laksa Queens Way Plaza, Singapore
Awalnya, tujuan saya ke plaza ini untuk mencari sepatu bola, karena tempat ini memang khusus menjual alat-alat olahraga, akan tetapi ternyata di tengah gedung ini ada Laksa Singapore yang luar biasa lezat, kuahnya sangat kental dan berasa ikannya.. - Soto Ceker Blok M., Jakarta
Tempatnya di depan Sekolah Vokal (Bina Vokalia, Gandaria), tempatnya memang sederhana tetapi rasa sotonya tidak sederhana terutama cekernya yang empuk banget, tinggal diemut sudah rontok sendiri.. - Ayam Bakar Babe Lili, Jakarta
Ayam bakar ini letaknya sekitar 100 M dari Hotel Cemara ke arah Tugu Tani. Ayam bakarnya luar biasa disamping itu ikan dan kambing bakarnya juga tak ada duanya.. - Sate Ayam Pertok, Jakarta
Berada di bunderan dalam pemukiman elit Pondok Indah, disini banyak sekali jenis makanan yang di sajikan, tapi menurut saya sate ayamnya tetap tujuan utama.. - Soto Betawi Bang Idris, Jakarta
Terletak di jalan raya Petamburan, di depan Hotel Santika Jakarta. Kelebihan soto betawi ini disamping memang rasanya nikmat, pengunjung juga dipersilahkan untuk memilih sendiri daging yang ingin dicampur dengan kuah sotonya. Apalagi tempat ini buka 24 jam, jadi kapan saja kita lapar, tempat ini selalu siap untuk dikunjungi.. - Sate Kembar Baturetno, Wonogiri
Bagi kami (warga Baturetno, Wonogiri) sate kembar sangat terkenal mulai dari zaman bapak dan ibu saya. Kelezatan satenya sudah sangat melegenda.. - Bebek Rica-Rica Jakarta
- Ani Soup Alam Central, Kuala Lumpur
Berada di lantai bawah Plaza Alam Central Shah Alam. Sebenarnya makanan ini seperti soto betawi di Indonesia, tetapi yang unik adalah makanan ini dimakan dengan menggunakan sambal terasi dan telor asin, terdengar aneh memang, tetapi kalau Anda sudah mencoba dijamin pasti akan kembali lagi. - Fatty Crab Kuala Lumpur
Letaknya di depan Kelana Jaya Futsal Kompleks. Kepiting saus cabenya luar biasa, apalagi dimakan menggunakan roti tawar bakarnya dan yang lebih istimewa disini adalah sayap ayam gorengnya, wah, tiada duanya.. - King Crab, Kuala Lumpur
Tempatnya berada di seberang stasiun kereta Kelana Jaya. Yang spesial dari tempat ini adalah kepiting keju dan kepiting pedas asinnya, wah, top banget.. - Nasi Uduk Kebon Kacang, Jakarta
Jika Anda memasuki daerah Kebon Kacang tidak sulit untuk menemukan nasi uduk ini karena memang sangat terkenal, nasi uduknya enak banget dan lauknya bisa pilih sendiri, semuanya disajikan panas-panas apalagi usus sapi gorengnya gurih banget.
Monday, July 12, 2010
Spanyol Juara Dunia Baru!
Kapten Tim Nasional Sepakbola Spanyol, Iker Casillas dan pelatih Vicente del Bosque menenteng trofi Piala Dunia setibanya di Spanyol. Spanyol meraih gelar dunia pertamanya setelah malam tadi menumpas perlawanan Belanda 1-0 melalui perpanjangan waktu. Adalah gelandang asal klub Barcelona, Andres Iniesta yang menjadi pahlawan dengan gol semata wayangnya di menit 116.
Friday, June 18, 2010
Curhat Jum’at: Pundi Gol Pecah Juga
Yang ditunggu-tunggu dari ajang terakbar olahraga bola kaki ini adalah permainan indah menghibur dan gol! Tapi seminggu sudah Piala Dunia digelar dari Afrika Selatan, tidak banyak gol yang tercipta. Rata-rata pertandingan tidak lebih dari 2 gol kalau tidak menang tipis 1-0, seri dengan skor kacamata 0-0 atau berbagi angka 1-1.
Memang ada beberapa pertandingan seperti Jerman yang melibas Australia 4 gol tanpa balas atau tuan rumah Afrika Selatan yang digunduli 0-3. Namun di kedua partai tersebut, wasit mengusir salah satu pemain tim yang kalah sehingga kekuatan tidak seimbang.
Namun sehari sebelum menulis artikel ini, Argentina berhasil memecah kebuntuan gol. Tim Tango membantai Korea Selatan 4-1. Kali ini tanpa kartu merah. Mudah-mudahan saja tren ini terus bertahan sehingga banyak gol tercipta.
Banyak kejutan juga terjadi pada tim-tim favorit. Sebut saja Inggris yang ditahan imbang “sekutunya” Amerika Serikat, kekalahan Spanyol dan Prancis, serta kemenangan Jepang.
Tim-tim Asia sejauh ini tampil cukup impresif. Mungkin hanya Australia yang bertekuk lutut pada pertandingan pertama. Korea Selatan sukses mengalahkan Yunani 2-0 sedangkan Jepang menjinakkan Kamerun. Satu lagi, walau kalah, Korea Utara berhasil membuat Brasil kerepotan.
Hidup di luar negeri tidak seenak Indonesia, terutama yang menyangkut siaran langsung sepakbola. Kami se-flat harus patungan membeli televisi dan langganan tv kabel. Itupun tidak semua pertandingan disiarkan. Kalau mau nonton terpaksa ngacir ke cafe atau streaming dari Internet. Ditambah lagi, diktat yang bertumpuk sebagai materi ujian. :(
Friday, January 15, 2010
Menanti Kejutan Benua Hitam
Dimulai oleh kasus penembakan bus tim nasional Togo yang menewaskan dua orang dan mencederai beberapa lainnya. Ulah para pemberontak di daerah Cabinda memaksa pemerintah Togo memanggil para pemain kembali ke negaranya. Emmannuel Adebayor dkk mau tak mau harus absen dari kejuraan ini demi keselamatan nyawa mereka.
Tak berhenti sampai disitu, pertandingan pembuka antara tuan rumah Angola dan Mali membikin bulu kuduk merinding. Delapan gol terjadi saat tuan rumah rela kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata. Dengan heroik, Mali bisa menyamakan kedudukan saat tertinggal 0-4. Yang membuat geleng-geleng kepala, empat gol itu terjadi begitu saja dalam waktu 12 menit terakhir babak kedua!
Dua hari setelahnya, Aljazair yang sudah memastikan lolos ke Piala Dunia dilidas “tim antah berantah” Malawi tiga gol tanpa balas. Hal bertolak belakang 180 derajat diraih Mesir saat mengkandaskan Elang Super Nigeria 3-1.
Pertanyaan sempat kembali mengemuka: siapa yang lebih pantas masuk Piala Dunia 2010, Mesir atau Aljazair? Entah. Padahal, babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Afrika antar kedua negara yang panas dan sarat kontroversi sepertinya baru saja berlalu. Aljazair harus melalui perjalanan ‘berdarah-darah’ untuk lolos ke pesta empat tahunan sepakbola terakbar sejagat itu. Penyerangan bus tim nasional Aljazair di Kairo dan isu kekerasan terhadap pendukung Mesir di Khartoum, Sudan masih terngiang anyirnya.
Kedua kesebelasan pun sudah saling balas-membalas kemenangan di kandang masing-masing. Pertandingan penentu akhirnya digelar di tempat netral. Stadion Omm Durman, Sudan pun jadi saksi akhir segala prahara ini. Gol cantik Antar Yahia memanfaatkan umpan panjang Karim Ziani membuat membuat pesta berkobar di Aljazair.
Ngomong-ngomong tentang Mesir, cap jago kandang benua Afrika sepertinya layak disematkan kepada anak asuh Hassan Shehata ini. Bagaimana tidak, para Fir’aun begitu perkasa di benua hitam dengan titel 6 kali juara Afrika. Padahal komposisi mereka tak seglamor tim nasional lain yang bertabur bintang liga Eropa macam Nigeria, Aljazair, Kamerun, Pantai Gading atau Ghana. Anehnya, ketika berlaga di kancah internasional, mereka melempem seperti kerupuk terkena air. Yah, sekali lagi, bola itu bundar.
Kembali lagi tentan Piala Afrika, semoga saja kejutan terus berlanjut. Kita nantikan apa lagi yang akan terjadi sampai final tanggal 30 Januari mendatang.
Wednesday, January 6, 2010
Siaran Langsung Indonesia vs Oman
Indonesia vs Oman
Disiarkan Langsung RCTI dari Stadion Utama Gelora Bung Karno
Waktu: jam 18:00 - 20:30 Waktu Indonesia Barat/ 13.00-15.30 Waktu Kairo
NONTON LIVE STREAMING dari INTERNET
http://imediabiz.tv
http://watchs-tv-online.bl
http://www.binus-access.co
Nasib Tim Nasional Sepakbola Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2011 terancam. Bagaimana tidak, Dari empat pertandingan, Merah Putih hanya meraup poin tiga, hasil dari tiga kali seri. Sedangkan dua partai sisa, Indonesia akan menghadapi dua lawan tangguh: Juara Piala Teluk 2009, Oman di Jakarta dan bertandang dijamu tuan rumah Australia.
Berat. Rekor selalu lolos dari ajang Piala Asia sejak 1996, 2000, 2004 dan 2007 bisa-bisa pupus. Apalagi penampilan timnas relatif menurun akhir-akhir ini. Indonesia juga sudah jarang berujicoba melawan tim-tim tangguh dari luar negeri. Terakhir, beberapa pilar absen karena dibekap cedera dan akumulasi kartu--Budi Sudarsono, Isnan Ali, Maman Abdurrachman dan Ismed Sofyan.
Tapi, maju tak gentar Bung! Itu semua hanya di atas kertas. Di atas rumput hijau, semua bisa terjadi. Timnas butuh dukungan masyarakat Indonesia di lapangan dan di manapun kita berada! Ayo Nonton!
Tuesday, October 20, 2009
Pesta Ghana, Pesta Afrika
Selamat buat Ghana yang merengkuh gelar Piala Dunia Junior Usia dibawah 20 Tahun di Mesir. Sebuah kejutan baru dari kekuatan benua hitam. Wajar saja jika sepanjang pertandingan warga lokal Kairo mengelu-elukan Ghana. Mungkin bisa jadi solidaritas antar warga Afrika menjadi pemicunya. Aku yang menjagokan tim Samba Brazil harus kecewa kali ini.Sebenarnya Brazil sudah punya kartu As sejak menit ke-27, sebab Ghana harus bermain dengan sepuluh orang setelah Daniel Addo dikartu merah langsung akibat menjatuhkan Alex Teixeira. Silih berganti penyerang muda Samba membombardir pertahanan Black Sattellites--julukan Ghana. Namun kedisiplinan lini belakang dan tangguhnya penjaga gawang Daniel Adje membuat peluang-peluang itu mentah.
Skor kacamata kosong-kosong bertahan hingga pertandingan usai. Saat adu penalti, dua penendang Brazil, Maicon dan Texeira gagal melaksanakan tugasnya. Terbanglah gelar juara ke pelukan Ghana.
Piala Dunia kali ini memang sarat kejutan tim-tim non-unggulan. Ghana, Kostarika, Hungaria, Korea Selatan dan Venezuela sanggup mematahkan dominasi tim-tim adidaya. Kapan giliran Indonesia?
Monday, October 12, 2009
Tuan Rumah Kecewa Dua Kali
Even Piala Dunia sepakbola usia 20 tahun yang dihelat di Mesir membawa banyak cerita. Meski gaung kejuaraan sebelum perhelatan dimulai terkesan kurang wah, antusiasme warga Kairo cukup meledak. Ketika "el Faraena el Sighar" alias Fir'aun-fira'un junior berlaga, bangku-bangku stadion disesaki warga yang ingin mendukung tim kesayangan Mesir. Agenda pembukaan di stadion Borg el Arab, Alexandria berlangsung meriah, apalagi ditambah kemenangan sensasional tuan rumah atas Trinidad Tobago 4-1.Sayang, euforia yang mengalir deras bersama gemericik sungai Nil sempat terpaku sejenak ketika 10 pemain Paraguay berhasil mencuri kemenangan dramatis dua hari kemudian. Headline koran-koran keesokan harinya memampang foto penyerang Mesir Mohammad Talaat yang tertunduk di atas rumput. Mau tak mau pertandingan melawan favorit Italia menjadi laga hidup-mati yang harus dimenangi!
Oppa! Jadilah Bogy pahlawan Mesir malam itu. Baru beberapa detik memasuki lapangan, striker bernama asli Ahmed Fathi ini langsung menyundul bola, menaklukkan kiper Fiorillo. Sepuluh menit kemudian, sekali lagi Bogy beraksi, menyegel kemenangan 4-2 atas Azzurri.
Puji syukur kepada Allah SWT, aku salah satu diantara puluhan ribu mata yang menyaksikan kemenangan dramatis itu. Meski harus mati-matian merayu calo, tiket pertandingan itu bisa kudapatkan. Satu catatan lagi, untuk pertama kalinya, aku melihat pertandingan langsung dari stadion di Kairo.
Bola itu bundar. Di babak 16 besar Mesir harus dibenamkan Kosta Rika yang tidak diunggulkan. Pupus sudah mimpi indah masyarakat antero Mesir. Maka tak heran saat Kosta Rika kembali berlaga, warga Kairo berbondong-bondong menuju stadion dengan tujuan memberikan dukungan kepada Uni Emirat Arab, lawan Kosta Rika. "Kekalahan kemarin tak perlu diratapi, asal Kosta Rika kalah" mungkin begitu isi benak mereka. Aku melihat langsung melalui siaran televisi, setiap Kosta Rika memegang bola siulan mengejek disuarakan pendukung Mesir yang memihak Emirat.Seribu sayang, kesalahan kapten Emirat membuat dendam Mesir tidak bisa terlampiaskan. Kosta Rika menyerobot bola di menit akhir dan menceploskan bola untuk kemenangan 2-1.
Lagi-lagi kecewa.






